Kamis, 06 Februari 2020

KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL DAWUK  KARYA MAHFUD IKHWAN SERTA RELEVANSINYA  DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA




A.      Latar Belakang
Kearifan lokal merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Dalam jurnal karya Muhammad Satria aji @student.uns.ac.id yang berjudul kearifan lokal dalam novel Dawuk Mahfud Ikhwan serta relevasinya dalam pembelajaran sastra di SMA menganut mengenai pembedahan hal-hal yang ada pada novel Dawuk yaitu kearifan lokal yang digunakan dalam bahasa novel tersebut. Dengan kearifan lokal tersebut dalam novel memuat implementasi-implementasi dalam pembelajarannya. Menyampaikan pesan-pesan dalam bentuk bahasa dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan antropologi sastra. Kearifan lokal yang tersampaikan dalam novel dipaparkan dalam beberapa bentuk dalam kehidupan masyarakat. Dalam jurnal ini dijelaskan mengenai kearifan lokal berupa sistem bahasa juga menunjukan mengenai sistem pengetahuan tentang alam, flora, sosial, agama, dan pendidikan.
B.       Tujuan Artikel

Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikandan menjelaskan mengenai bentuk kearifan lokal dalam novel Dawak karya Mahfud Ikhwan dan relevansi novel Dawuk . Tujuan ini disampaikan dalam bentuk penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan antropologi sastra.

C.    Pembahasan

Penelitian ini diperoleh dari novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan dan hasil wawancara dengan narasumber, yaitu guru bahasa Indonesia. Sumber data penelitian ini adalah dokumen dan informan. Kearifan lokal yang terdapat pada novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan terbagi menjadi tujuh bentuk. Masyarakat desa pesisir utara Jawa Timur di pinggiran hutan jati beragama Islam. Meskipun memeluk agama Islam, tidak semua masyarakat Jawa menjalankan ibadah secara murni sesuai ajaran Islam, sehingga dalam masyarakat terdapat dua golongan, yaitu golongan Islam santri dan Islam kejawen. njukkan bahwa tokoh Mat Dawuk, Inayatun, dan Pak Imam memeluk agama Islam. Mat Dawuk melaksanakan salat Jumat di masjid dan ia juga mengaji. Inayatun ikut mengaji bersama Mat Dawuk. Pak Imam melaksanakan salat malam atau tahajud dan juga mengaji.
Mereka melaksanakan salat dan sesekali mengaji atau membaca Al-Quran. AlQuran merupakan kitab suci umat Islam. Masyarakat desa di pesisir utara Jawa Timur terlihat memeluk agama Islam dengan sangat taat, namun mereka tentunya tidak lepas dari kemaksiatan. Terlihat dari luar mereka sangat taat beribadah seperti menjalankan salat dan mengaji tetapi mereka juga tidak bisa menahan nafsu mereka. Masyarakat desa di pesisir utara Jawa Timur memang rajin beribadah, mengerti dan paham tuntunan dalam menjalankan ibadah. Meskipun begitu mereka tidak bisa menahan nafsu mereka. Pada akhirnya perserongan tidak dapat terhindarkan sebab mereka yakin bahwa Tuhan Yang Mahakuasa akan menjaga aib hambanya. Mereka yakin terhadap keberadaan Tuhan dan Tuhanlah yang berkehendak atas apa yang telah diusahakan hambanya. itulah yang kemudian menjadikan mereka tawakal, menyerahkan semua hal atas apa yang telah diusahakan kepada Tuhan. “Ya kita cari yang lain yang lebih ampuh. Lalu dicoba lagi. Kalau sudah begitu dan masih tidak mempan, ya entah. Sudah ikhtiar ke sana kemari, ya tinggal tawakal saja.” (Ikhwan, 2017: 148)
Orang-orang desa pesisir utara Jawa Timur di pinggiran hutan jati  meyakini akan kuasa Tuhan atas segala sesuatu, namun mereka masih juga percaya terhadap makhluk halus dan roh gentayangan. Seperti orang Jawa di mana pun, orang Rumbuk Randu percaya akan roh gentayangan, sukma-sukma tak tenang, jiwa-jiwa penasaran, dan orang-orang yang menjumpai ajal dengan cara tak semestinya. Petang itu, hal itulah yang mereka yakini. Dan, dengan demikian, mereka semakin yakin bahwa Mat Dawuk memang telah mati. Keyakinan mereka bahwa Mat Dawuk telah mati dan petang itu arwahnya gentayangan begitu kuatnya sehingga mengabaikan kenyataan bahwa saat itu masih terlalu sore bagi roh seseorang, sepenasaran apa pun, dan seburuk apa pun cara kematiannya, untuk keluar (Ikhwan, 2017: 106).
Bentuk kearifan lokal dalam novel Dawuk yang paling dominan adalah sistem religi. Hal tersebut berkaitan dengan latar belakang pengarang. Mahfud Ikhwan berprofesi sebagai penulis novel, editor, fasilitator di Bengkel Menulis Gerakan Literasi Indonesia (GLI), serta penulis ulasan sepak bola dan film India. Selain ia pandai dalam urusan kepenulisan, ia juga tidak meninggalkan urusan keagamaannya. Mendapatkan berbagai pelajaran hidup dari lingkungan keluarganya yang tidak hanya mengajarinya tentang ilmu dunia, namun juga ilmu akhirat. Mahfud Ikhwan berada dalam lingkungan yang memiliki kepercayaan agama Islam, begitu pula dirinya yang juga beragama Islam. Sastra yang ia ciptakan pun memiliki kandungan. islami yang dapat memberikan pengetahuan terhadap pembaca. Ketujuh bentuk kearifan lokal dalam novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan dapat mengatur tatanan kehidupan masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan yang dikemukakan oleh Sibarani (2012: 112113) menjelaskan bahwa kearifan lokal adalah kebijaksanaan atau pengetahuan asli suatu masyarakat yang berasal dari nilai luhur tradisi budaya untuk mengatur tatanan kehidupan masyarakat.

D.     Kesimpulan

. Kearifan lokal yang terdapat pada novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan terbagi menjadi tujuh bentuk. Tujuh kearifan lokal tersebut meliputi peralatan kehidupan, mata pencaharian, sistem kemasyarakatan, sistem bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, dan sistem religi. Pada novel Dawuk ini kearifan local yang paling banyak pada sistem religi yang dapat digunakan sebagai pendidikan karakter bagi bangsa Indonesia. Berdasarkan penelitian ini diharapkan siswa hendaknya memanfaatkan novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan untuk menambah wawasan mengenai kearifan lokal budaya Jawa, selain itu guru juga dapat menjadikan novel ini sebagai bahan ajar sehingga penanaman karakter yang baik dapat terlaksana melalui kearifan lokal. dan pembaca sebaiknya dapat mengambil nilai-nilai positif dan meninggalkan hal-hal negatif yang terdapat dalam novel Dawuk.



NIM : K1519081
Mahasiswa Program Studi ptb.fkip.uns.ac.idI Fakultas fkip.uns.ac.id 

Review tersebut dapat ditemukan di:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar